Lolos Seleksi PPDB Belum Tentu Langsung Masuk SD


Lolos Seleksi PPDB Belum Tentu Langsung Masuk SD

Calon siswa sekolah dasar (SD) yang lolos dalam seleksi gelombang pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) belum otomatis diterima menjadi siswa. Mereka harus melapor atau mendaftar ulang ke sekolah yang sudah dipilih saat mendaftar secara daring atau online.

"Jadi, kalau sekarang nggak lapor diri berarti gugur, tapi datanya tersangkut di sistem, jadi nggak bisa juga ikut di gelombang berikutnya," kata staf administrasi PPDB SDN Pesanggrahan 02, Jamhari Suprihatin, di Jakarta, Jumat 9 Juni 2017.

PPDB tingkat SD diselenggarakan dalam tiga gelombang. Gelombang pertama dengan kuota 40 persen untuk pendaftar umum. Pendaftaran gelombang pertama dilakukan kemarin dan siswa harus mendaftar ulang paling lambat pukul 14.00 WIB hari ini.

Gelombang kedua pendaftaran disesuaikan kelurahan tempat tinggal, dan gelombang ketiga jika masih ada slot kursi kosong.

Jamhari menambahkan, jika sudah diterima di gelombang pertama tetapi tidak lapor diri, siswa baru bisa mengikuti seleksi gelombang ketiga. Namun, seleksi ini belum tentu dibuka.

"Kalau kuotanya sudah terpenuhi di gelombang kedua, gelombang ketiga tak dibuka lagi," katanya.

Sayangnya, menurut Jamhari, banyak orang tua siswa tidak sadar akan hal ini. Mereka berpikir untuk ikut lagi di tahap kedua karena kuotanya lebih banyak.

Jamhari menjelaskan, waktu lapor diri disediakan dua hari. Di sekolahnya sendiri, SDN Pesanggrahan 02, hampir seluruh orang tua lapor diri kemarin. Ia hanya menerima satu siswa yang lapor hari ini.

"Yang satu itu juga dari tadi pagi kita telepon terus untuk konfirmasi. Kalau mau lapor hari ini ditunggu sampai pukul 14.00 WIB," katanya.

SUMBER