Jawa Tengah


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Gatot Hastowo menegaskan bahwa tidak diperlukan legalisasi akta kelahiran maupun kartu keluarga dalam proses Pendaftar Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

  Sabtu 10 Juni

BANTUL –Tak ingin kecolongan kualitas siswanya, tiga Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) seni di Bantul sepakat menggelar penerimaan siswa baru secara manual. Padahal, mulai tahun ini, penerimaan siswa baru sudah dilakukan dengan cara online.

  Sabtu 10 Juni

Aplikasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 tingkat SMA-SMK diluncurkan di Jawa Tengah. Aplikasi berbasis android itu untuk memudahkan pendaftaran masuk SMA atau SMK sederajat sekaligus bisa memantau peluang diterima secara real time.

  Jumat 9 Juni

Kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surakarta menilai penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 9 Tahun 2017 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) termasuk untuk keluarga miskin (Gakin) berpotensi meningkatkan jumlah siswa putus sekolah.

  Rabu 7 Juni

Hadirnya Surat Edaran (SE) Walikota Surakarta No 420/1562.1 tertanggal 29 Mei 2017, Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Warga Miskin (Gakin) 2017/2018 belum banyak disikapi beberapa SMA/SMK.

  Selasa 6 Juni

Pusat Telaah dan Informasi Regional (Pattiro) Semarang menyoroti sejumlah celah yang menjadi kelemahan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK negeri di Jawa Tengah. “Sekarang ini sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat kan sudah di bawah pengelolaan provinsi, termasuk penerimaan siswa barunya,”

  Selasa 6 Juni