Disdik Masih Tunggu Data Kuota PPDB


Disdik Masih Tunggu Data Kuota PPDB

Dinas Pendidikan (Disdik) Makassar masih menunggu data kuota pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2017-2018 mendatang.

“Kita masih menunggu data-data dari sekolah, sebab penaikan kelas kan belum, harus tunggu berapa yang lulus dan yang tinggal kelas,” kata Ahmad Hidayat, Kabid Pendidikan Dasar (Disdas) Disdik Makassar, Jumat (19/6/17).

Menurut Hidayat, pihaknya masih menunggu data jumlah kelas yang ada di Kota Makassar. Jumlah kelas, siswa lulus dan yang tidak lulus untuk menetapkan kuota siswa baru pada tahun ajaran baru nanti.

Sejauh ini, akunya, kuota yang ditetapkan hanya jumlah siswa setiap kelas. Disdik mengatur 32 siswa per kelas untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebanyak 36 siswa per kelas.

Di mana, PPDB secara online akan melalui jalur domisili dan reguler. Pendaftaran berlangsung 19-21 Juni mendatang. Pengumuman kelulusan pada 21 Juni untuk jalur domisili.
“Baru pendaftaran ulang, 22-24 Juni nanti,” katanya.

Lalu, pendaftaran untuk jalur reguler akan dibuka, 3-6 Juli. Dilanjutkan dengan pengumuman kelulusan pada 6 Juli pukul 17.00 wita. Dan pendaftaran ulang bagi siswa lulus itu tanggal 7 Juli sampai 10 Juli 2017.

Lanjutnya, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 17 tahun 2017 tentang penerimaan peserta didik baru, proses pendaftaran memang hanya dikenal dua jalur yakni domisili dan reguler.

Kendati demikian, jalur prestasi, kemitraan dan prasejahtera tetap ada. Jalur-jalur tersebut digabungkan ke jalur domisili.

Jalur kemitraan, katanya, diperuntukkan kepada orangtua siswa yang bekerja pada perusahaan lainnya yang telah bekerjasama dengan pihak sekolah. Sementara jalur prestasi hanya untuk siswa yang berprestasi ditiga jenis olahraga dan seni.

“Untuk menilainya menggunakan sistem komputerisasi, hasil ujian mereka yang bersaing, ada di juknis. Jalur kemitraan buat mereka yang ada kerjasamaa dengan sekolah, sepenuhnya diserahkan ke sekolah yang tahu kerjasamanya,” terangnya.

Kepala Disdik Makassar, Ismunandar,menerangkan, PPBD online melalui website disdik.makassarkota.go.id diawali melalui jalur domisili.

Jalur ini mengakomodir tiga jalur lainnya, seperti kemitraan, prestasi dan prasejahtera. Prosesnya dikemas dalam satu paket proses pendaftaran.

“Semua jalur harus dialokasikan dengan domisili. Selalu pada jalur lainnya dikaitkan dengan domisili,” terangnya.

Ismunandar, berharap, orang tua siswa untuk memprioritaskan anaknya untuk menggunakan jalur domisili. Sehingga tujuan pemerataan pendidikan bisa terwujud.

SUMBER